1. Kapasitas Tangki yang Besar dan Andal

Mobil tangki Pertamina memang didesain untuk membawa bahan bakar dalam jumlah besar dengan aman. Biasanya, kapasitas tangki bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 liter tergantung tipe dan tujuan distribusi. Tangki ini menggunakan material baja karbon atau stainless steel yang kuat untuk menahan tekanan dan mencegah kebocoran.

Selain itu, sistem pembagian ruang dalam tangki juga dirancang agar cairan tidak mudah berguncang saat mobil melaju di jalanan berliku. Desain ini membantu menjaga keseimbangan kendaraan dan mengurangi risiko tumpahnya bahan bakar selama perjalanan.


2. Mesin dan Performa untuk Jalur Panjang

Untuk membawa muatan seberat itu, mobil tangki Pertamina biasanya dilengkapi mesin diesel bertenaga besar. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 350–450 HP, yang memastikan kendaraan tetap tangguh meskipun melintasi medan menanjak atau kondisi lalu lintas padat.

Transmisi juga disesuaikan agar pengemudi mudah mengatur tenaga sesuai beban. Suspensi dan sistem rem pun diperkuat untuk mengantisipasi bobot penuh, sehingga mobil tangki bisa bergerak stabil dan aman tanpa mengurangi kecepatan yang efisien.


3. Sistem Keselamatan yang Lengkap

Keselamatan menjadi prioritas utama dalam desain mobil tangki Pertamina. Setiap kendaraan dilengkapi sistem rem ganda, katup darurat untuk mencegah kebocoran, dan sensor tekanan dalam tangki. Selain itu, banyak unit yang sudah dilengkapi sistem anti-panas untuk mengurangi risiko kebakaran ketika mobil berada di lingkungan ekstrem.

Tak hanya itu, lampu darurat dan reflektor dipasang di berbagai titik untuk memudahkan visibilitas, terutama saat berkendara malam hari. Semua fitur ini dibuat agar distribusi BBM bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan risiko tinggi bagi pengemudi maupun masyarakat sekitar.


4. Desain Eksterior dan Interior yang Fungsional

Meskipun mobil tangki dikenal karena ukurannya yang besar, desain eksteriornya tetap mempertimbangkan aerodinamika. Hal ini membantu mobil tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar dan meminimalisir hambatan angin.

Bagian interior juga disesuaikan untuk kenyamanan pengemudi, mengingat perjalanan distribusi BBM bisa memakan waktu berjam-jam. Dashboard dilengkapi indikator tekanan tangki, level bahan bakar, dan sistem komunikasi langsung dengan pusat kendali Pertamina.


5. Perawatan dan Pemeliharaan Berkala

Mobil tangki Pertamina membutuhkan perawatan rutin untuk memastikan operasionalnya tetap optimal. Pemeliharaan meliputi pengecekan tangki, rem, mesin, hingga sistem hidrolik yang mengatur pengeluaran bahan bakar.

Kegiatan ini biasanya dilakukan setiap 5.000–10.000 km, atau lebih sering bila kendaraan digunakan di jalur berat. Dengan pemeliharaan yang tepat, mobil tangki bisa bertahan lama sekaligus menjaga keamanan distribusi BBM.


6. Inovasi Teknologi Terbaru

Seiring perkembangan teknologi, beberapa mobil tangki Pertamina kini sudah mengadopsi sensor digital untuk memantau tekanan dan suhu bahan bakar secara real-time. Sistem ini memungkinkan pengawasan jarak jauh dari pusat kendali sehingga potensi risiko bisa diminimalkan.

Beberapa model juga mulai menggunakan bahan bakar hybrid atau mesin hemat energi, sebagai upaya Pertamina untuk menekan emisi karbon dan mendukung keberlanjutan transportasi bahan bakar.

Kenapa Honda Brio Jadi Andalan Mobil Anak Muda?

Honda Brio yang memiliki tampilan body yang ringkas, sporty, modern, dengan tampilan depan yang grille simpel dengan aksen krom, bagian sampingnya terlihat sangat ramping  sehingga membuat para  pengedara dengan kecepatan yang sangat lincah, sementara di bagian belakang terlihat minimalis modern dan fungsional.

Masuk ke pembahasan interior belakang Honda Brio untuk tampilan kabin mobilnya terlihat sederhana dan berfungsi. Dashboard yang di rancang dengan sangat ekomnomis,  serta kabin yang sangat mudah di jangkau.

Baca artikel ini: Spesifikasi mobil brio